Pemanfaatan Data Satelit Radar untuk Wilayah Darat di Indonesia: Peluang dan Tantangan

Authors

Dony Kushardono
Rahmat Arief

Keywords:

pemanfaatan data, satelit radar, wilayah darat, Indonesia

Synopsis

Peluang pemanfaatan data satelit radar atau Synthetic Aperture Radar (SAR) di Indonesia cukup tinggi karena kemampuan data satelit SAR yang dapat menembus awan, yang sering menjadi kendala dalam pemantauan permukaan bumi menggunakan data satelit optik. Selain itu, kelebihan data satelit radar ini dapat memantau permukaan tanpa gangguan cuaca serta dapat digunakan dalam kondisi
siang dan malam. Untuk itu, pemanfaatan penginderaan jauh untuk berbagai kebutuhan dengan menggunakan data satelit
SAR diperkirakan akan meningkat pada masa mendatang.

Dalam rangka meningkatkan minat pengguna data satelit SAR dan menggali metode pemanfaatan data SAR di Indonesia, melalui bunga rampai ini disusun buku pemanfaatan data SAR di Indonesia yang menjelaskan status teknologi hingga pemanfaatannya untuk pertanian, perkebunan, dan monitoring lingkungan. Dengan hadirnya buku ini, diharapkan bisa menjadi salah satu referensi terkait teknologi dan
pemanfaatan data satelit radar bagi para pengguna dan peneliti atau perekayasa dalam memajukan dan memanfaatkan teknologi data penginderaan jauh satelit radar secara optimal.

Selamat membaca!

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Dony Kushardono

Dony Kushardono lahir di Malang, 27 November 1962, lulus S1 tahun
1985 dari Jurusan Agrometeorologi Institut Pertanian Bogor, lulus Master
of Engineering tahun 1990 dari Departemen Elektro Photo Optik Tokai
University, dan Pendidikan S3 (Ph.D.) dirampungkan pada tahun 1996
di Graduade School of Engineering Tokai University dengan disertasi
berjudul Study of High Accuracy of Land Cover Classification Methods in
Remote Sensing. Pendidikan lain di antaranya Diklat Reviewer Penelitian
Indonesia Kementerian Ristekdikti. Bekerja di LAPAN sejak tahun 1986
dan saat ini adalah Profesor bidang teknologi penginderaan jauh. Jabatan
struktural yang pernah diemban adalah Kepala Instalasi Lingkungan
dan Cuaca tahun 2001–2006, Kepala Bidang Pengembangan Teknologi
Penginderaan Jauh tahun 2007–2011, dan saat ini Kepala Kelompok
Penelitian Pemanfaatan dan Diseminasi Informasi Penginderaan Jauh.
Pernah menjadi Reviewer pada beberapa jurnal ilmiah yaitu, Indonesian
Journal of Remote Sensing (MAPIN 2004–2005), Jurnal Ilmu dan
Teknologi Kelautan Tropis (IPB 2014–2016), dan hingga saat ini pada
Jurnal Penginderaan Jauh dan Pengolahan Data Citra Digital, Majalah
Ilmiah Semi Populer Inderaja, International Journal Remote Sensing
and Earth Science, dan Majalah Ilmiah Globe (BIG). Menjadi anggota
Masyarakat Penginderaan Jauh Indonesia (MAPIN) sejak 1996, dan
Perhimpunan Peneliti Indonesia hingga saat ini.

Rahmat Arief

Rahmat Arief lahir di Surabaya pada tanggal 13 Juli 1974, lulus
S1 tahun 2002 dari Jurusan Teknik Elektro di Georg Simon Ohm
Fachhochschule Nuernberg, Jerman. Ijazah S2 Master of Science
diperoleh tahun 2005 dari Jurusan Teknik Elektro, Universitaet Kassel,
Jerman; dan pendidikan S3 (Dr.) dirampungkan pada tahun 2016 di
Departemen Teknik Elektro, Universitas Indonesia, dengan disertasi
berjudul Pengembangan Model Baru Akuisisi Data dan Algoritma
Rekonstruksi Pembobotan Iterasi untuk Compressive Sensing pada
Data Synthetic Aperture Radar Guna Meningkatkan Resolusi Citra
dan Mereduksi Volume Data. Bekerja di LAPAN menjadi peneliti
sejak tahun 1993 dan saat ini jabatannya adalah Peneliti Ahli Madya
bidang teknologi penginderaan jauh. Pernah menjadi Reviewer beberapa
jurnal ilmiah, yaitu International Journal Remote Sensing and
Earth Science dan hingga saat ini juga sebagai Pemimpin Redaksi
Jurnal Penginderaan Jauh dan Pengolahan Data Citra Digital. Menjadi
anggota asosisasi profesi Masyarakat Penginderaan Jauh Indonesia
(MAPIN), Perhimpunan Peneliti Indonesia, dan member Institute of
Electrical and Electronics Engineers.

References

ESA. (2013). Sentinel-1 user handbook. Diunduh pada 20 Juli 2018 dari
https://sentinel.esa.int/documents/247904/685163/Sentinel-1_
User_Handbook.
Nugroho, J. T., Chulafak, G. A., & Kushardono, D. (2017). Performance of
LAPAN-A2 satellite data to classify land cover/land use in Semarang,
Central Java. IOP Conference Series: Earth and Environmental
Science. 54(1): 012098., DOI:10.1088/1755-1315/54/1/012098.
Kushardono, D., Dewanti, R., Sambodo, K. A., Arief, R., Maryanto, A.,
& Suhermanto. (2016). Kebutuhan pengguna data penginderaan
jauh di Indonesia: Studi awal untuk conceptual design review satelit
SAR ekuatorial Indonesia InaRSSat-1. Proceedings ofInt. Conf. the
2nd ICOIRS 2016, 2: 510–520, Yogyakarta.
Norris, J. R. (2005). Trends in upper-level cloud cover and surface
divergence over the tropical Indo-Pacific Ocean between
1952 and 1997. Journal of Geophysical Research,110, D21110;
DOI:10.1029/2005JD006183.
UNAVCO. (2019). Synthetic aperture radar (SAR) Satellites. Diunduh
pada 2 Mei 2019 dari https://www.unavco.org/instrumentation/
geophysical/imaging/sar-satellites/sar-satellites.html.

Downloads

Published

September 3, 2020

Categories