Hipertensi pada Wanita Menopause

Authors

Woro Riyadina

Keywords:

Hipertensi, pada, Wanita, Menopause

Synopsis

Penulis : Woro Riyadina      

Hipertensi sebagai salah satu penyakit tidak menular dewasa ini menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang terus berkembang. Penyebab hipertensi juga cukup kompleks dan dinamis sehingga akan terus menjadi tantangan, baik dalam pencegahan maupun penanggulangannya.

Untuk itu, buku ini hadir dengan membahas secara komprehensif berbagai persoalan terkait hipertensi, khususnya pada wanita menopause. Pembahasan dimulai dari gambaran proses menopause, gejala dan keluhan yang dialami saat memasuki menopause, risiko wanita umur menopause, ruang lingkup dan tren hipertensi di Indonesia, epidemiologi hipertensi pada wanita menopause, dan kebijakan pencegahan dan pengendalian hipertensi, serta pencegahan dan pengendalian hipertensi pada wanita menopause.

Buku ini sangat layak menjadi referensi bagi mahasiswa, akademisi, peneliti, dan para pemangku kepentingan, khususnya dalam upaya pencegahan dan penanggulangan hipertensi sebagai salah satu penyakit tidak menular.

 

Copyeditor :  Fadly Suhendra dan Tantrina Dwi Aprianita Layouter : Rahma Hilma Taslima dan Astuti Krisnawati Cover designer  : Dhevi E.I.R. Mahelingga Registrasi : ISBN 978-602-496-089-6 Halaman : xvi + 122 hal. Dimensi : A5 (14,8 × 21 cm)

©2019 Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adrogue?, H. J., & Madias, N. E. (2007). Sodium and pottasium in the pathogenesis of hypertension. N. Eng. J. Med, 357, 1966–78.
Agrina, Rini, S. S., & Hairitama, R. (2011). Kepatuhan lansia penderita hipertensi dalam pemenuhan diet hipertensi. Jurnal Keperawatan UNRI, 6 (1), 46–53.
Ahmad, A., & Oparil, S. (2017). Hypertension in women recent advances and lingering questions. Hypertension, 70, 19–26. doi: 10.1161/ HYPERTENSIONAHA.117.08317.
Al-Kandari, Y. Y. (2011). Relationship of strength of social support and frequency of social contact with hypertension and general health status among older adults in the mobile care Unit in Kuwait. Journal of Cross-Cultural Gerontology, 26, 175–187.
Andriani, M. (2011). Hubungan status gizi dan kebiasaan hidup dengan kejadian hipertensi di Puskesmas Kedurus Surabaya. (Skripsi, Universitas Airlangga, Surabaya).
Anggraini, A. D., Waren, A., Situmorang, E., Asputra, H., & Siahaan, S. S. (2009). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada pasien yang berobat di poliklinik dewasa Puskesmas Bangkinang periode Januari sampai Juni 2008. Medicine, 40–41.

Ardiani, H., Saraswati, L. D., & Susanto, H. S. (2015). Risk factors of hypertension in menopausal women in Rejomulyo, Madiun. Makara J. Health Res., 19 (2), 61–66. doi: 10.7454/msk.v19i2.5177.
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. (2008). Laporan Nasional Riskesdas tahun 2007. Jakarta: Kementerian Kesehatan.
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. (2014). Laporan Nasional Riskesdas tahun 2013. Jakarta: Kementerian Kesehatan.
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. (2018). Pokok-Pokok Hasil Riskesdas tahun 2018. Jakarta: Kementerian Kesehatan.
Baziad. (2003). Menopause dan andropause. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.
Bharmal, N. H. (2012). Acculturation and religiosity as moderators of Cardiovascular disease risk factors among south Asian in the United States. (Dissertasion, University of Los Angeles). Diakses pada 16 Oktober 2015 dari https://pdfs.semanticscholar.org/3115/26de93e391 1b3c61ec0ae204e4e85badd396.pdf
Bhore, N. R. (2015). Coping strategies in menopause women: A comprehensive review. Innovational Journal of Nursing and Healthcare, 1(4), 244–253.
Bravata, D. M., Smith-Spangler, C., Sundaram, V., Gienger, A. L., Lin, N., Lewis, R. ... Sirard, J. R. (2007). Using pedometers to increase physical activity and improve health: A systematic review. JAMA, 298(19), 2296–304.
Buscemi, S., Nicolucci, A., & Rini, G. B. (2014). Habitual sh intake and clinically silent carotid atherosclerosis. Nutrition Journal, 13(1), 1–8.
Cheung, B. M. Y., & Cheung, T. T. (2012). Challenges in the management of hypertension in Asia. European Heart Journal Supplements, 14 (Supplement A), A37–A38. doi:10.1093/eurheartj/sur040.
Chim, H., Tan, B. H., Ang, C. C., Chew, E. M., Chong, Y. S, & Saw, S. M. (2002). e prevalence of menopausal symptoms in a community in Singapore. Maturitas, 41(4), 275–282.
Choudhury, K. N., Mainuddin, A. K. M., Wahiduzzaman, M., & Islam, S. M. S. (2014). Serum lipid pro le and its association with hypertension in Bangladesh. Vascular Health and Risk Management, 10, 327–332. doi: 10.2147/VHRM.S61019.

Clement, Y. N., Morton-Gittens, J., Basdeo, L., Blades, A., Francis, M. J., Gomes, N. ... Singh, A. (2007). Perceived e cacy of herbal remedies by users accesing primary healthcare in Trinidad. Dalam BMC Complementary and Alternative Medicine. Diakses pada 7 Februari 2007 dari http://www.biomedcentral.com/content/pdf/1472-6882-7-4. pdf.
Coyle, C. E. (2014). e E ects of loneliness and social Isolation on hypertension in later life : Including risk, diagnosis and management of the chronic condition. (Dissertation, University of Massachusetts, Boston).
Dalal, P. K., & Agarwal M. (2015). Postmenopausal syndrome. Indian J Psychiatry, 57(Suppl 2), S222–S232.
Davidson, W.G.M. (2011). e public health development theory of four of prevention. ( e four stages theory of prevention).
Departemen Kesehatan. (2001). Inventaris tanaman obat Indonesia (I) jilid 2. Jakarta: Departemen Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial RI.
Departemen Kesehatan. (2009). Pedoman pengendalian faktor risiko penyakit jantung dan pembuluh darah (edisi 1). Jakarta: Departemen Kesehatan.
Williams, B., Mancia, G., Spiering, W., Agabiti Rosei, E., Azizi, M., Burnier, M., ... ESC Scienti c Document Group. (2018). 2018 ESC/ESH Guidelines for the management of arterial hypertension. European Heart Journal, 39 (33), 3021–3104. doi:10.1093/eurheartj/ehy339
Feryadi, R., Sulastri, D., & Kadri, H. (2014). Hubungan kadar pro l lipid dengan kejadian hipertensi pada masyarakat etnik Minangkabau di Kota Padang tahun 2012. Jurnal Kesehatan Andalas, 3(2), 206–211.
Fischl, F. (2000). Menopause andropause: De nition and pathophysiology. Krause & Pachernegg GmbH. Diakses pada 15 Februari 2016 dari http://www.kup.at/kup/pdf/4974.pdf.
Freeman, E. W. (2015). Depression in the menopause transition: Risks in the changing hormone milieu as observed in the general population. Women’s Midlife Health, 1(1), 2. Diakses pada 15 Mei 2016 dari http:// www.womensmidlifehealthjournal.com/content/1/1/2.
Goyal, R., & Sarwate, N. (2014). A Correlative Study of hypertension with lipid pro le. IMPACT: International Journal of Research in Applied, Natural and Social Sciences, 2(2), 143–150. Diakses pada 16 Oktober 2016 dari https://www.researchgate.net/publication/321098404_A_

CORRELATIVE_STUDY_OF_HYPERTENSION_WITH_LIPID_ PROFILE .
Guessous, I., Bochud, M,. eler, J. M., Gaspoz, J. M., & Peche?re-Bertsch, A. (2012). 1999–2009 trends in prevalence, unawareness, treatment and control of hypertension in Geneva, Switzerland. PLoS ONE, 7(6), p.e39877. Diakses pada 5 Oktober 2015 dari http://dx.plos.org/10.1371/ journal.pone.0039877.
Gupta, R., Khedar, R.S., & Panwar, R.B. (2016). Strategies for better hypertension control in India and other lower middle income countries. Journal of the Association of Physicians of India, 64, 58–64.
Gusmira, S. (2012). Evaluasi penggunaan antihipertensi konvensional dan kombinasi konvensional-bahan alam pada pasien hipertensi di puskesmas wilayah Depok. Makara Kesehatan, 16(2), 77–83.
Guyton, A. C., & Hall, J. E. (2011). Pregnancy and lactation. Dalam A. C. Guyton dan J. E. Hall (eds), Textbook of medical physiology (12th ed). Philadelphia: WB Saunders Company.
Hattis, R. P. (2014). e 5 stages of prevention: A new classi cation system to prevent disease. Departement of Preventive Medicine Loma Linda University.
Henderson, K. D., Bernstein, L., Henderson, B., Kolonel, L., & Pike, M. C. (2008). Predictors of the timing of natural menopause in the Multiethnic Cohort Study. Am. J. Epidemiol., 167, 1287–94.
Herwati, & Sartika, W. (2014). Terkontrolnya tekanan darah penderita hipertensi berdasarkan pola diet dan kebiasaan olah raga di Padang tahun 2011. Jurnal Kesehatan Andalas, 8(1), 8–14.
Ikawati, Z., Djumiani, S., & Putu, I. D. (2008). Kajian keamanan pemakaian obat anti-hipertensi di poliklinik usia lanjut Instalasi Rawat Jalan RS Dr. Sardjito. Majalah Ilmu Farmasi, 5(3), 150–169.
Indonesian Society of Hypertension. (2015). ABC hipertensi. Jakarta: Indonesian Society of Hypertension.
Indonesian Society of Hypertension. (2018). Konsensus penatalaksanaan Hipertensi 2019. Jakarta: Perhimpunan Dokter Hipertensi Indonesia. International Society of Hypertension (InaSH). Jakarta.
Jacobsen, B. K., Heuch, I., & Kvale, G. (2003). Age at natural menopause and all-cause mortality: A 37-year follow-up of 19,731 Norwegian women. Am. J. Epidemiol., 157, 923–9.

John, J. H., Ziebland, S., Yudkin, P., Roe, L. S., & Neil, H. A. (2002). E ects of fruit and vegetable consumption on plasma antioxidant concentrations and blood pressure: A randomised controlled trial. Lancet, 359(9322), 1969–74. Diakses pada 5 Oktober 2015 dari http:// www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/12076551.
U.S. Department of Human Health and Human Services. (2003). JNC 7 Physician reference card. Diakses pada 28 Oktober 2015 dari papers2:// publication/uuid/75FE8427-69F5-42F2-ACA0-FB1550EE2CEC.
Julianti, D. (2005). Bebas hipertensi dengan terapi jus. Jakarta: Puspa Swara.
Kaplan, N. (2006). Primary hypertension: Pathogenesis. Dalam Kaplan N. (ed.), Kaplan’s clinical hypertension (9th ed). Philadelphia, PA: Lippincott Williams & Wilkins.
Kementerian Kesehatan. (2015). Kebijakan dan strategi nasional penanggulangan penyakit tidak menular. Jakarta: Kementerian Kesehatan.
Kementerian Kesehatan. (2017). Buku panduan Germas tahun 2017. Jakarta: Kementerian Kesehatan.
Kementerian Kesehatan. (2016). Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) nomor 39 tahun 2015 Tentang Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK). Jakarta: Kementerian Kesehatan.
Kementerian Kesehatan. (2015). Rencana aksi program pengendalian penyakit dan penyehatan lingkungan tahun 2015–2019. Jakarta: Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan.
Kementerian Kesehatan. (2012). Petunjuk teknis pos pembinaan terpadu penyakit tidak menular (Posbindu PTM). Jakarta: Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Direktorat Pengendalian Penyakit Tidak Menular, Kementerian Kesehatan RI
Kharisna, D., Dewi, W. N., & Lestari, W. (2012). Efektivitas konsumsi jus mentimun terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi. JNI, 2(2), 124–131.
Kim, J. M., Kim, T. H., Lee, H. H., Lee, S. H., & Wang, T. (2014). Postmenopausal hypertension and sodium sensitivity. Journal Menopausal Med., 20(1), 1–6.
Kumar, V., Abbas, A. K., & Fausto, N. (2005). Hipertensive vascular disease. Robin and Cotran pathologic basic of disease (7th edition). Philadelpia: Elsevier.

Lestary, D. (2010). Seluk beluk menopause. Yogyakarta: Gerai Ilmu. Linder, M. C. (1992). Nutrional biochemistry and metabolism. Elsevier
Science Publishing Company.
Lima, R., Wo ord, M., & Reckelho , J. F. (2012). Hypertension in
postmenopausal women. Curr. Hypertens. Rep., 14(3), 254–260.
Llaneza, P., Gonza ?lez, C., Fernandez-Innarrea, J., Alonso, A., Diaz- Fernandez, M. J., Arnott, I., & Ferrer-Barriendos, J. (2010). Soy iso avones, Mediterranean diet, and physical exercise in postmenopausal women with insulin resistance. Menopause, 17, 372–378.
Luke, B. (1984). Principles of nutrition and diet therapy. Boston: Little Brown and Company.
Luzia, L. A., Aldrighi, J. M., Damasceno, N. R. T., Sampaio, G. D., Soares, R. A. M., Silva, I. T. ...Torres, E. A. F. S. (2015). Fish oil and vitamin E change lipid pro les and anti LDL-antibodies in two di erent ethnic groups of women transitioning through menopause. Nutr Hosp., 32(1), 165–74. doi: 10.3305/nh.2015.32.1.9079.
Melby, M. K., Lock, M., & Kaufert, P. (2005). Culture and symptom reporting at menopause. Human Reproduction Update, 11(5), 495–512.
Moreau, K. L., Decarmo, L., Langley, J., McMahon, C., Howley, E. T., Bassett, D. R., & ompson, D. L., (2001). Increasing daily walking lowers blood pressure in postmenopausal women. Medicine & Science in Sports & Exercise, 33(11), 1825–31.
Murti, B. (2010). Riwayat alamiah penyakit. Modul perkuliahan Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret, Surakarta.
Mushtaq, M., & Najam, N. (2014). Depression, anxiety, stress, and demographic determinants of hypertension disease. Pakistan Journal of Medical Sciences, 30(6), 1293–8. Diakses pada 5 Oktober 2015 dari http://www.pubmedcentral.nih.gov/articlerender.fcgi?artid=4320718& tool=pmcentrez&rendertype=abstract.
Nichols, H. B., Trentham-Dietz, A., Hampton, J. M., Titus-Ernsto , L., Egan, K. M., Willett, W. C., & Newcomb, P. A. (2006). From menarche to menopause: Rends among US women born from 1912 to 1969. Am. J. Epidemiol., 164, 1003–1011.
North American Menopause Society. (2000). Clinical challenges of perimenopause: Consensus opinion of the North American Menopause Society. Menopause, 7, 5–13.

Notoatmodjo, S. (2010). Ilmu perilaku kesehatan. Jakarta: PT Rineka Cipta. Oparil, S. (2006). Women and hypertension: What did we learn from the
Women’s Health Initiative? Cardiol. Rev., 14(6), 267–75.
Palmer, A., & William, B. (2007). Simple guide tekanan darah tinggi.
Jakarta: Penerbit Erlangga.
Park, J. B., Kario, K., & Wang, J. G. (2015). Systolic hypertension: An increasing clinical challenge in Asia. Hypertension Research 38(4), 227–236. Diakses pada 5 Oktober 2015 dari http://www.nature.com/ doi nder/10.1038/hr.2014.169.
Pradono, J., Indrawati, L., & Murnawan, T. (2013). Permasalahan dan faktor risiko yang berhubungan dengan terjadinya hipertensi di Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat. Buletin Penelitian Kesehatan, 41(2), 61–71.
Pradono, J., Riyadina, W., & Kristanti D. (2017). Laporan penelitian studi kohor faktor risiko penyakit tidak menular tahun 2017. Pusat Penelitian dan Pengembangan Upaya Kesehatan Masyarakat. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Jakarta.
Pratama, A., Yerizel, E., & Afriant, R. (2014). Hubungan kadar FT4 dan TSH serum dengan pro l lipid darah pada pasien hipertiroid yang dirawat Inap di RSUP Dr. M. Djamil Padang Tahun 2009–2013. Jurnal Kesehatan Andalas, 3(1), 21–26.
Pratiwi, V. R., & Tala, Z. Z. (2013). Gambaran status gizi pasien hipertensi lansia di RSUP H . Adam Malik Medan. Jurnal USU, 1(1), 1–5.
Prawirohardjo, S. (2008). Ilmu Kebidanan. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.
Presiden Republik Indonesia. (2017). Instruksi Presiden Nomor 1 tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Jakarta.
Radji M. (2005). Peranan bioteknologi dan mikroba endo t dalam pengembangan obat herbal. Majalah Ilmu Kefarmasian, 2(3), 113– 126. Diakses pada 8 Desember 2016 dari le:///C:/Users/USER/ Downloads/3388-1461-1-PB.pdf.
Ratna, A., Tendean, H. M. M., & Suparman, E. (2014). Hubungan menarche terhadap menopause di Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng Sulawesi Selatan. Jurnal E-Clinic, 2(1),1–7. Diakses pada 29 Oktober 2014 dari http://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/ec linic/ article/view/3670/319.

Rice, T., An, P., Gagnon, J., Leon, A. S., Skinner, J. S., Willmor, J. H., Bouchard, C. & Rao, D. C. (2002). Heritability of heart rate and blood pressure response to exercise training in the HERITAGE Family Study. Medicine & Science in Sports & Exercise, 34, 972–979.
Riyadina, W. (2017). Dinamika perubahan indeks massa tubuh dengan tekanan darah pada wanita pascamenopause di Kota Bogor tahun 2014. (Disertasi Departemen Epidemiologi, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia. Depok.
Robinson C. (1979). Fundamentals of normal nutrition. ird ed. Macmillan Publishing Co.inc. New York.
Rustika. (2005). Asupan asam lemak jenuh dari makanan gorengan dan resikonya terhadap kadar lipid plasma pada kelompok usia dewasa. (Disertasi. Ilmu Epidemiologi. Program Pascasarjana Faluktas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia. Depok).
Sangperm, P. (2006). Predicting adolescent healthy eating behavior using attitide, subjective norm, intention, and self-schema. (Dissertation. e degree of doctor of Philosophy (nursing). Faculty of Graduated Studies Mahidol University. Bangkok. ailand).
Sari, L. O. R. K. (2006). Pemanfaatan obat tradisional dengan pertimbangan manfaat dan keamanannya. Majalah Ilmu Kefarmasian, 3(1), 01–07. Diakses pada 5 Oktober 2015 dari http://www.stikes-khkediri.ac.id/ download/180092197lusia0301.pdf.
Sastrawinata, S. (2007). Klimakterium dan menopause. Dalam Wiknjosastro H. & Saifuddin A. B (eds.), Ilmu kandungan (5th ed). Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Prawiroharjo.
Sheehan, M. T., & Jensen M. D. (2000). Metabolic complications of obesity: Pathophysiologic considerations. Med Clin, 84, 373–85.
Siringoringo, M., Hiswani, & Jemadi. (2013). Faktor-faktor yang berhubungan dengan hipertensi pada lansia di Desa Sigaol Simbolon Kabupaten Samosir tahun 2013. Jurnal USU, 1(4), 1453–1461.
Sneed, R. S., & Cohen, S. (2014). Negative social interactions and incident hypertension among older adults. Health psychology : O cial Journal of the Division of Health Psychology, American Psychological Association, 3(6), 554–65. Diakses pada 16 Oktober 2016 dari http://www.ncbi. nlm.nih.gov/pubmed/24884909.

Soroush, A., Der Ananian, C., Ainsworth, B. E., Belyea, M., Poortvliet, E., Swan, P. D. ... Yngve, A. (2013). E ects of a 6- month walking study on blood pressure and cardiorespiratory tness in U.S. and Swedish adults: ASUKI step study. Asian J. Sports Med., 4(2), 114–24.
Srinivaspai, K., Bhagoji, S. B. & Biswas, A., (2014). A study on the lipid pro le of hypertensive patients in Mangalore, Hypertension, 2:1–10.
Srinivisan, R., Wong, E., & Chaudhry. (2009). Menopausal transition. Best Pract Res Clin. Obstet Gynaecol Fe, 23(1), 25–32.
Star eld, B., Hyde, J., Ge?rvas, J., & Heath I. (2008). e concept of prevention: A good idea gone astray? Journal of Epidemiology and Community Health, 62(7), 580–583. Diakses pada 24 Maret 2016 dari http://jech.bmj.com/content/62/7/580.abstract.
Sudharsanan, N. (2014). e demography of hypertension in Indonesia: e past and future implications of changing weight dynamics and population aging. Population studies center. University of Pennsylvania. [unpublished].
Sugiharto, A. (2007). Faktor-faktor risiko hipertensi grade II pada masyarakat: studi kasus di Kabupaten Karang Anyar. ( esis, Program Studi Magister Epidemiologi Program Pascasarjana Universitas Diponegoro, Semarang). Diakses pada 6 Juni 2011 dari http://eprints. undip.ac.id/5265/.
Talukder, M., Johnson, & Zweie (2011). Chronic cigarette smoking causes hypertension, increased oxidative stress, impaired NO bioavailability, endothelial dysfunction, and cardiac remodeling in mice. American journal of physiology. Heart and circulatory physiology, 300(1), H388– H396.
Taylor, A. A. (2001). Pathophysiology of hypertension and endothelial dysfunction in patients with diabetes mellitus. N Eng J M, 30:983-97.
Titi. (2014). Hubungan antara kegemukan dengan hipertensi pada wanita post menopause di kelurahan Kebon Kalapa Bogor. Baseline data studi kohor faktor risiko penyakit tidak menular. ( esis, Program Pascasarjana Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia, Depok).
Tyagi, R., Dhall, M., & Kapoor S. (2015). Bio-social predictors of hypertension among premenopausal and postmenopausal women. SAGE Open, 1–12. DOI: 10.1177/2158244015574227.

Ujung, Arihta, A., Rasmaliah, & Jemadi, M. (2012). Karakteristik penderita hipertensi yang dirawat inap di RSUD Sidikalang tahun 2010–2011. (Skripsi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Sumatra Utara).
Vos X, Smit N, & Endert E. (2009). Age and stress as determinants of the severity of hyperthyroidism caused by Graves’ disease in newly diagnosed patients. European Journal of Endocrinology, 160(2), 193– 199 doi:10.1530/EJE-08-0573.
Widyaningrum, S. (2012) Hubungan antara konsumsi makanan dengan kejadian hipertensi pada lansia. (Skripsi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember).
World Health Organization. (1996). Research on the menopause in the 1990s: Report of a WHO Scienti c Group. Geneva: World Health Organization.
World Health Organization. (2012). Global physical activity questionnaire (GPAQ): Analysis guide. Geneva: World Health Organization.
Xu, X., Ding, X., Zhang, X., Su, S., Treiber, F. A., Vlietinck, R., ... Wang, X. (2013). Genetic and environmental in uences on blood pressure variability: a study in twins. Journal of hypertension, 31(4), 690–697. doi:10.1097/HJH.0b013e32835e2a4a.
Xun, P., Hou, N., & He, K. (2011). Fish oil, selenium, and mercury in relation to incidence of hypertension: A 20-year follow up study. J. Intern. Med., 270(2), 175–186.
Yanes, L. L., & Reckelho , J. F. (2011). Postmenopausal hypertension. American journal of hypertension 24(7), 740–9. Diakses pada 8 Desember 2015 dari http://www.pubmedcentral.nih.gov/articlerender. fcgi?artid=3820162&tool=pmcentrez&rendertype=abstract.
Yang, L., Xu, X., Yan, J., Yu, W., Tang, X., Wu, H., & Parkin, C. L. (2014). Analysis on associated factors of uncontrolled hypertension among elderly hypertensive patients in Southern China: a community-based, cross-sectional survey. BMC Public Health, 14, 903. doi:10.1186/1471- 2458-14-903.

Downloads

Published

December 4, 2019

Categories