Ketahanan Sosial Keluarga Migran Miskin Perkotaan pada Era Pemberlakuan SJSN

Authors

Ade Latifa, Sri Sunarti Purwaningsih, Eniarti Djohan, Fitranita, Djoko Hartono, dan Ismiwanto Cahyono

Keywords:

Ketahanan, Sosial, Keluarga, Migran, Miskin, Perkotaan, Era, Pemberlakuan, SJSN

Synopsis

Penulis: Ade Latifa, Sri Sunarti Purwaningsih, Eniarti Djohan, Fitranita, Djoko Hartono, dan Ismiwanto Cahyono

Daerah perkotaan identik dengan kemajuan teknologi, industri, dan ekonomi. Bertolak belakang dengan hal tersebut, penduduk miskin masih menjadi permasalahan yang kerap ditemukan di daerah perkotaan. Sebagian besar penduduk miskin tersebut berasal dari kaum migran yang bekerja di sektor informal. Kaum ini sangat rentan mengalami proses marginalisasi yang berdampak pada rendahnya ketahanan sosial mereka, termasuk di dalamnya adalah permasalahan aksesibilitas terhadap layanan kesehatan.

Buku ini hadir sebagai upaya LIPI—melalui Pusat Penelitian Kependudukan—untuk menawarkan suatu model penguatan ketahanan sosial bagi kaum miskin migran di daerah perkotaan. Aksesibilitas terhadap layanan kesehatan menjadi kunci perumusan konsep dan alternatif untuk menghasilkan model yang tepat. 

 

Copyeditor :  M. Sidik Layouter : Vidia Cahyani dan Rahma Hilma Taslima Cover designer  : Meita Safitri Registrasi : ISBN 978-602-496-080-3 Halaman : xiv + 153 hal. Dimensi : A5 (14,8 × 21 cm)

©2019 Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abramson, D. M., Grattan, L. M., Mayer, B., Colten, C. E., Aroseme- na, F. A., Bedimo-Rung, A., & Lichtveld, M. (2015). e resilience activation framework: A conceptual model of how access to social resources promotes adaptation and rapid recovery in post disaster set- tings. Journal of Behavioural Health Services & Research, 42(1), 42–57. doi 10.1007/s11414-014-9410-2.

Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Berencana. (t.t.). Rekapi- tulasi dan evaluasi pelatihan KSM Kota Surabaya. Surabaya: Bapemas dan KB Kota Surabaya.

Badan Pusat Statistik Kota Surabaya. (2012). Surabaya dalam angka tahun 2012. Surabaya: BPS Kota Surabaya.

Campbell, J., Cometto, G., Rasanathan, K., Kelley, E., Syed, S. ... Nove, A. (2015). Improving the resilience and workforce of health sistems for women’s, children’s, and adolescents’ health. BMJ, 351, 4148. doi: http: //dx.doi.org/10.1136/bmj.h4148.

Carpenter, S., Walker, B., Anderies, J. M., & Abel, N. (2001). From met- aphor to measurement: Resilience of what to what? Ecosystems, 4(8), 765–781. doi: 10.1007/s10021-001-0045-9.

Center for Disease Control and Prevention. (2011). Public health pre- paredness capabilities: National standard for state and local planning. Atlanta: Center for Disease Control and Prevention.

Chaudhuri, S. (2015). Urban poor, economic opportunities and sus- tainable development through traditional knowledge and practices. Global Bioethics, 26(2), 86–93. doi: https://doi.org/10.1080/11287 462.2015.1037141.

Department for International Development. (2000). Sustainable liveli- hoods guidance sheets. Diakses pada 7 September 2015 dari https:// www.ennonline.net/attachments/871/d d-sustainable-livelihoods- guidance-sheet-section1.pdf.

Dinas Kesehatan Kota Surabaya. (2012). Pro l kesehatan tahun 2012. Surabaya: Dinkes Surabaya.

Dinas Kesehatan Kota Surabaya. (2015). Pro l kesehatan tahun 2015. Surabaya: Dinkes Surabaya

Folke, C., Carpenter, S., Elmqvist, T., Gunderson, L., Holling, C. S., & Walker, B. (2002). Resilience and sustainable development: Building adaptive capacity in a world of transformations. AMBIO: A Journal of the Human Environment, 31(5), 437–441.

Hikmat, H. (t.t.). Indikator ketahanan sosial. Diakses pada 15 Juli 2019 dari https://docplayer.info/208140-Indikator-ketahanan-sosial.html.

Kerber, K. J., de Graft-Johnson, J. E., Bhutta, Z. A., Okong, P., Starss, A., & Lawn, J. E. (2007). Continuum of care for maternal, newborn, and child health: From slogan to service delivery. Lancet, 370(9595), 1358–69. doi:10.1016/S0140-6736(07)61578-5

Kementerian Kesehatan. (2014). Pusat Data dan Informasi (Infodatin). Situasi kesehatan ibu. Jakarta: Pusat Data dan Informasi (Infodatin) Kemenkes.

Manning, C., & E endi, T. N. (1996). Urbanisasi, pengangguran, dan sek- tor informal. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Management for Development Foundation. (2005). MDF tool: Problem tree analysis. Diakses pada 8 Februari 2015 dari http://www.tool- kitsportdevelopment.org/html/resources/91/910EE48E-350A- 47FB-953B-374221B375CE/03%20Problem%20tree%20analysis. pdf.

Obrist, B., Iteba, N., Lengeler, C., Makemba, A., Mshana, C., Nathan, R., ... Mshinda, H. (2007). Access to health care in contexts of liveli- hood insecurity: A framework for analysis and action. PLoS Medicine, 4(10), e308. doi: https://doi.org/10.1371/journal.pmed.0040308.

Obrist, B., Pfei er, C., & Henley, R. (2010). Multi-layered social resilience: A new approach in mitigation research. Progress in Develop- ment Studies, 10(4), 283–93. doi: 10.1177/146499340901000402.

Pfei er, C., Obrist, B., Henley, B., & Ahorlu, C. (2013). Social resilience: A new approach in mitigation research. Evidence for Policy Series, Global Edition, 14, 1–4. Bern: NCCR North-South.

Purwaningsih, S. S., Latifa, A., & Fathoni, Z. (2010). Penduduk migran miskin di perkotaan dan akses terhadap pelayanan kesehatan. Jakarta dan Yogyakarta: Pusat Penelitian Kependudukan LIPI bekerja sama dengan Penerbit Elmatera.

Purwaningsih, S., S., Latifa, A., Fitranita, Lolong, D. B. (2011). Pen- duduk migran miskin dan akses terhadap layanan kesehatan: Kasus Kota Makassar (Laporan Penelitian). Jakarta: Pusat Penelitian Kependudukan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.

Purwaningsih, S., S., Latifa, A., Fitranita, Hartono, D., & Djohan, E. (2014). Strategi peningkatan kesehatan ibu dan anak keluarga miskin di perkotaan dalam konteks pemberlakuan UU SJSN pada 2014 (Laporan Penelitian). Jakarta: Pusat Penelitian Kependudukan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.

Purwaningsih, S., S., Latifa, A., Fitranita, Hartono, D., & Djohan, E. (2015). Strategi memperkuat ketahanan sosial keluarga migran miskin perkotaan untuk peningkatan kesehatan ibu dan anak di era pember- lakuan SJSN (Laporan Penelitian). Jakarta: Pusat Penelitian Kepen- dudukan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.

Seftiani, S. (t.t.). Kontribusi migran terhadap pertumbuhan sektor infor- mal di perkotaan: Kasus di Jakarta Selatan. Jakarta: Pusat Penelitian Kependudukan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Setijaningrum, E. (2017). Program terpadu penanggulangan kemiskinan di Kota Surabaya. Jurnal Masyarakat, Kebudayaan dan Politik, 30(1), 13–19.

Sengupta, A. (2013). Migration, poverty and vulnerability in the infor- mal labour market in India. Bangladesh Development Studies, 36(4), 99–116. Diakses dari http://bids.org.bd/uploads/publication/ BDS/36/36-4/4_Sengupta.pdf.

Story, W. T. (2014). Social capital and the utilization of maternal and child health services in India: A multilevel analysis. Health & Place, 28, 73–84. doi: https://doi.org/10.1016/j.healthplace.2014.03.011.

Suyanto, B. (2016). Kerentanan, ketidakberdayaan, dan strategi kelang- sungan hidup keluarga miskin di perkotaan. Makalah dipresentasikan dalam Workshop Penajaman Model Strategi Penguatan Ketahanan So- sial Keluarga Migran Pekerja Sektor Informal, 28 Juli 2016, di FISIP Universitas Airlangga, Surabaya.

World Bank. (2010). ...and then she died: Indonesia maternal health assess- ment (English). Washington, DC: World Bank. Diakses dari http:// documents.worldbank.org/curated/en/718951468040488082/pd- f/533270ESW0Whit10Box345625B01PUBLIC1.pdf.

Downloads

Published

June 3, 2020

Categories