Keamanan Maritim ASEAN dalam Perspektif Ekonomi Politik Indonesia

Authors

Khanisa, M. Riefqi Muna, M. Defstu, Ratna Shofi Inayati, Pandu Prayoga, Tri Nuke Pudjiastuti, Faudzan Farhana, Adriana Elisabeth, dan CPF Luhulima

Keywords:

Keamanan, Maritim, ASEAN, Perspektif, Ekonomi, Politik, Indonesia

Synopsis

Penulis: Khanisa, M. Riefqi Muna, M. Defstu, Ratna Shofi Inayati, Pandu Prayoga, Tri Nuke Pudjiastuti, Faudzan Farhana, Adriana Elisabeth, dan CPF Luhulima

Editor: Khanisa dan Faudzan Farhana

Upaya untuk menegakkan kembali kedaulatan Indonesia di wilayah perairan, khususnya wilayah laut, telah digaungkan sejak beberapa tahun terakhir melalui visi menjadikan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia. 

Bunga rampai ini secara khusus membahas isu-isu strategis kejahatan di laut, diplomasi maritim Indonesia di ASEAN, dan interaksi antarkekuatan di kawasan. Ditulis oleh Tim Kajian ASEAN di Pu sat Penelitian Politik LIPI, melalui buku ini, pembaca juga diajak untuk melihat diskursus keamanan maritim di tingkat regional, bentuk-bentuk kerja sama, dan kepentingan keamanan ASEAN di bidang maritim. Keseluruhan pembahasan tersebut dijalin dengan benang merah antara kerangka nasional dan kondisi keamanan regional. 

Selain sebagai referensi akademik, buku ini juga dapat dinikmati oleh masyarakat umum yang memiliki ketertarikan terhadap isu keamanan maritim. Bagi praktisi maupun pemangku kebijakan di sektor pemerintah yang terkait, buku ini dapat menjadi poin refleksi dan penilaian mengenai sejauh mana kebijakan pemerintah telah berkontribusi terhadap perwujudan visi besar mewujudkan Poros Maritim Dunia. 

Copyeditor :  Tantrina Dwi Aprianita Layouter : Astuti Krisnawati dan Rahma Hilma Taslima Cover designer  : Rusli Fazi Registrasi : ISBN 978-979-799-968-1 Halaman : xiv + 222 hal. Dimensi : A5 (14,8 × 21 cm)

©2018 Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)

Downloads

Download data is not yet available.

References

ASEAN. “Chairman’s Statement, 1st Expanded ASEAN Maritime Forum, Manila.” Diakses pada 2 Februari 2016. http://www.asean.org/1st- expanded-asean-maritime-forum-manila/.

ASEAN. “Declaration of ASEAN Concord II (Bali Concord II).” Diakses pada 29 Januari 2016. http://www.asean.org/?static_post=declaration- of-asean-concord-ii-bali-concord-ii.

ASEAN. “EAS Statement on Enhancing Regional Maritime Cooperation.” Modi kasi terakhir 22 November 2015. Diakses pada 30 Januari 2016. http://www.asean.org/storage/images/2015/November/10th-EAS- Outcome/EAS%20Statement%20on%20Enhancing%20Regional%20 Maritime%20Cooperation%20-%20FINAL%2022%20November%20 2015.pdf.

ASEAN. Vientine Action Programme. Diakses pada 29 Januari 2016. http:// www.asean.org/storage/images/archive/VAP-10th%20ASEAN%20 Summit.pdf.

ASEAN. “Fisheries.” Invest in ASEAN. Diakses pada 29 Januari 2016. http:// investasean.asean.org/index.php/page/view/ sheries.

Brandon, John J. “Southeast Asia in 2015: Maritime Security, Myanmar Election, TPP Top Agenda.” Asia Foundation, 7 Januari 2015. Diakses pada 29 Januari 2016. http://asiafoundation.org/2015/01/07/southeast- asia-in-2015-maritime-security-myanmar-elections-tpp-top-agenda/.

Buku Putih Kebijakan Kelautan Indonesia: Menuju Poros Maritim Dunia. Kementerian Koordinator Bidang Maritim RI, 2016.

Buku I Agenda Pembangunan Nasional. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, 2014.

Burhani, Ruslan. “Potensi Laut Indonesia Perlu Digarap secara Optimal.” Antara News, 11 Januari 2016. Diakses pada 30 Januari 2016. http:// www.antaranews.com/berita/539358/potensi-laut-indonesia-perlu- digarap-secara-optimal.

Dam, Syamsumar. Politik Kelautan. Jakarta: Bumi Aksara, 2010.

Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumberdaya Alam Kementerian Perencanaan. Ringkasan Prakarsa Strategis Optimalisasi Pemanfaatan Potensi Kelautan Menuju Terwujudnya Indonesia sebagai Poros Maritim. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Januari 2016.

Dewan Kelautan Indonesia. “Kebijakan Ekonomi Kelautan dengan Model Ekonomi Biru.” Diakses pada 4 Februari 2016. http://dewankelautan. blogspot.co.id/2012/12/lap-kebijakan-ekonomi-kelautan-dengan.html.

Inayati, Ratna Sho (ed.). ALKI 2 sebagai Pusat Pertumbuhan Wilayah Pesisir: Dinamika Geoekonomi Politik Alur Laut Kepulauan Indonesia 2 Selat Makassar Membangun Daya Saing Wilayah Pesisir. Jakarta: LIPI, 2010.

Kementerian Dalam Negeri RI. “Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 2002.” Diakses pada 4 Februari 2016. http://www.kemendagri. go.id/produk-hukum/2002/06/28/peraturan-pemerintah-nomor-37- tahun-2002.

Kementerian Kelautan dan Perikanan RI. “Potensi Sektor Kelautan Indonesia Menjanjikan.” (13 November 2015). Diakses pada 30 Januari 2016. http://www.greeners.co/berita/potensi-sektor-kelautan-indonesia- sangat-menjanjikan/.

Kementerian Luar Negeri RI. “1st Meeting of ASEAN Maritime Forum.” (29 Juli 2010). Diakses pada 29 Januari 2016. http://www.asean. org/1st-expanded-asean-maritime-forum-manila/.

KPU. “Jalan Perubahan untuk Indonesia yang Berdaulat, Mandiri dan Berkeperibadian. Visi Misi dan Program Aksi. Jokowi Jusuf Kalla 2014.” (Mei 2014). Diakses pada 11 Oktober 2016. http://www.kpu. go.id/koleksigambar/Visi_Misi_JOKOWI-JK.pdf.

Lapian, Adrian B. Orang Laut, Bajak Laut, Raja Laut: Sejarah Kawasan Laut Sulawesi Abad XIX. Jakarta: Komunitas Bambu, 2009.

Ocean Beyond Piracy. “Malacca Straits Patrols.” Diakses pada 4 Februari 2016. http://oceansbeyondpiracy.org/matrix/malacca-strait-patrols.

Purwanto, Eddy. “Peran Jalur Minyak Indo-ASEAN.” Tempo, 24 Januari 2012. Diakses pada 29 Januari 2016. http://www.tempo.co/read/ kolom/2012/01/24/520/Peran-Jalur-Minyak-Indo-ASEAN.

Pusdatin Kementerian Kelautan dan Perikanan. Analisis Data Pokok Kelautan dan Perikanan 2014. Diakses pada 30 Januari 2016. http://perpustakaan.bappenas.go.id/lontar/ le? le=digital/154044-[_ Konten_]-Konten%20D541.pdf.

Sekretariat Kabinet RI. “Pidato Presiden RI Joko Widodo Pada KTT ke 9 Asia Timur di Nay Pyi Taw Myanmar 13 November 2014.” Diakses pada 11 Oktober 2016. http://setkab.go.id/pidato-presiden-ri-joko- widodo-pada-ktt-ke-9-asia-timur-di-nay-pyi-taw-myanmar-13- november-2014/.

Sinaga, Odelia. “Pidato Jokowi: Sudah Lama Kita Memunggungi Laut.” Tempo, 20 Oktober 2014. Diakses pada 11 Oktober 2016. https:// nasional.tempo.co/read/615707/pidato-jokowi-sudah-lama-kita- memunggungi-laut.

Tempo. “Ini Isi Pidato Kemenangan Jokowi-JK.” 22 Juli 2014. Diakses pada 11 Oktober 2016. http://pemilu.tempo.co/read/ news/2014/07/22/269595082/Ini-Isi-Pidato-Kemenangan-Jokowi-JK.

United Nations. “Part IV Archipelagic States.” Diakses pada 11 Oktober 2016. http://www.un.org/depts/los/convention_agreements/texts/ unclos/part4.htm.

Acharya, Amitav. “Human Security: East versus West.” International Journal 56, No. 3 (2001): 442–460.

Ali, Idrees, dan Matt Spetalnick. “U.S. Warship Challenges China’s Claims in South China Sea.” Reuters, 21 Oktober 2016. Diakses pada 21 Oktober 2016. http://www.reuters.com/article/us-southchinasea-usa- exclusive-idUSKCN12L1O9.

ASEAN. ASEAN Political-Security Community Blueprint. Jakarta: ASEAN Secretariat, Juni 2009.

ASEAN. “Declaration of ASEAN Concord II (Bali Concord II).” Diakses pada 4 Februari 2016. http://www.asean.org/?static_post=declaration- of-asean-concord-ii-bali-concord-ii.

ASEAN. “ e ASEAN Declaration (Bangkok Declaration) Bangkok. (8 August 1967).” Diakses pada 13 Oktober 2016. http://asean.org/ the-asean-declaration-bangkok-declaration-bangkok-8-august-1967/.

ASEAN. “Treaty of Amity and Cooperation in Southeast Asia.” Diakses pada 4 Februari 2016. http://asean.org/treaty-amity-cooperation- southeast-asia-indonesia-24-february-1976/.

ASEAN. “Report of the ASEAN Eminent Person Group (EPG) on Vision 2020.” Diakses pada 13 Oktober 2016. http://asean.org/?static_ post=report-of-the-asean-eminent-persons-group-epg-on-vision- 2020-the-people-s-asean.

BBC Indonesia. “Kapal Modern Pencuri ikan, Viking, Ditenggelamkan.” 14 Maret 2016. Diakses pada 21 Oktober 2016. http://www.bbc. com/indonesia/berita_indonesia/2016/03/160314_indonesia_viking_ sudah_ditenggelamkan.

Bitzinger, Richard A. “China’s Militarisation of the South China Sea: Creating a Strategic Strait?” RSIS Commentary, no. 221 (1 September 2016): hlm. 3. Diakses pada 21 Oktober 2016. https://www.rsis.edu. sg/rsis-publication/rsis/co16221-chinas-militarisation-of-the-south- china-sea-creating-a-strategic-strait/.

Bueger, Christian. “What is Maritime Security?” Marine policy 53 (2015): 159–164.

Buku I Agenda Pembangunan Nasional. Kementerian Perencanaan Pembangunan nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, 2014.

Feldt, Lutz, Peter Roell, dan Ralph D. iele. “Maritime Security-Perspective for a Comprehensive Approach,” ISPSW Strategy Series: Focus on Defence and International Security 222 (April 2013): Hlm. 2.

Giok, Khoo Kok. “Sea Power as a Strategic Domain.” Pointer, Journal of the Singapore Armed Forces 41, no. 3 (2015): 1–14.

International Maritime Organization. “Introduction to IMO.” Diakses pada 22 Oktober 2016. http://www.imo.org/en/About/Pages/Default.aspx.

Keliat, Makmur. “Keamanan Maritim dan Implikasi Kebijakannya bagi Indonesia.” Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 13, no. 1 (Juli 2009): hlm. 2.

Kementerian Luar Negeri. “Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno LP Marsudi Tahun 2016.” Diakses pada 13 Oktober 2016. http://www.kemlu.go.id/id/pidato/menlu/Pages/ PPTM%202016%20Menlu%20RI.pdf.

Kementerian Perdagangan RI. “Mendag Tegaskan Kedaulatan Maritim untuk Peningkatan Perdagangan.” (14 November 2014). Diakses pada 21 Oktober 2016. http://www.kemendag.go.id/ les/pdf/2014/11/14/ mendag-tegaskan-kedaulatan-maritim-untuk-peningkatan- perdagangan-id0-1415951773.pdf.

Kusumaatmadja, Mochtar. “Some oughts on ASEAN Security Co- operation: An Indonesian Perspective.” Contemporary Southeast Asia 12, no. 3 (Desember 1990): 161–171.

Kuwado, Fabian Januarius. “Juli 2016, Sebanyak 30 Kapal Pencuri Ikan Kembali Ditenggelamkan.” Kompas, 29 Juni 2016. Diakses pada 21 Oktober 2016. http://nasional.kompas.com/ read/2016/06/29/20363321/juli.2016.sebanyak.30.kapal.pencuri.ikan. kembali.ditenggelamkan.

Lipson, Charles. “Why are Some International Agreements Informal?” International Organization 45, no. 4 (1991): 495–538.

Nimmich Joseph L., dan Dana A. Goward. “Maritime Domain Awareness: Key to Maritime Security.” Dalam International Law Studies Vol. 83, diedit oleh Michael D. Carsten, 61 hlm. Diakses pada 12 Desember 2016. https://archive.org/stream/globallegalchal83cars#page/n3/ mode/2up.

Permanent Court of Arbitration. “PCA Press Release: e South China Sea Arbitration ( e Republic of the Philippines v. e People’s Republic of China).” 12 Juli 2016. Diakses pada 21 Okober 2016. https://pca-cpa.org/wp-content/uploads/sites/175/2016/07/PH-CN- 20160712-Press-Release-No-11-English.pdf.

Presiden RI.go.id. “Latihan Tempur Angkasa Yudha 2016 di Kawasan Natuna.” 6 Oktober 2016. Diakses pada 21 Oktober 2016. http:// presidenri.go.id/berita-aktual/latihan-tempur-angkasa-yudha-2016- di-kawasan-natuna.html.

Rolls, Mark. “Centrality and Continuity: ASEAN and Regional Security Since 1967.” East Asia 29 (2012): 127–139.

Severino, Rodolfo. “ASEAN Beyond Forty: Towards Political and Economic Integration.” Contemporary Southeast Asia 29, no. 3 (Desember 2007): 406–423.

Severino, Rodolfo. Southeast Asia in search of an ASEAN Community: Insights from the Former ASEAN Secretary-General. Singapore: ISEAS Publishing, 2006.

Snitwongse, Kusuma. “ irty years of ASEAN: Achievements through Political Cooperation.” e Paci c Review 11, no. 2 (1998): 183–194.

Soeharto. Keterangan Pemerintah Mengenai Beberapa Masalah Pokok yang Penting di depan Sidang DPR-GR. Jakarta: Seksi Penerangan KOTI, 1966.

United Nations. “Convention for the Suppression of Unlawful acts against the Safety of Maritime Navigation. Concluded at Rome on 10 March 1988.” Diakses pada 4 Februari 2016. http://www.un.org/en/sc/ctc/ docs/conventions/Conv8.pdf.

Weatherbee, Donald E. International Relations in Southeast Asia: e Struggle for Autonomy (Second Edition). Singapore: ISEAS, 2010.

ASEAN. “Chairman Statement on the 3rd ASEAN Maritime Forum.” Diakses pada 3 Juli 2016. http://asean.org/chairman-s-statement-3rd-asean- maritime-forum/.

ASEAN Secretariat. “ASEAN and ARF Maritime Security Dialogue and Cooperation.” Diakses pada 8 Juni 2016. http://www.un.org/depts/ los/consultative_process/mar_sec_submissions/asean.pdf.

ASEAN. Roadmap for an ASEAN Community 2009–2015. Jakarta: ASEAN Secretariat, 2009.

Djalal, Hasyim. Indonesia and the Law of the Sea. Jakarta: Centre for Strategic and International Studies, 1995.

Inayati, Ratna Sho (ed.). Dinamika Geo-Ekonomi Politik Alur Laut Kepulauan Indoensia II (ALKI II) Selat Makassar: Membangun Daya Saing Wilayah Pesisir. Jakarta: Pusat Penelitian Politik-LIPI, 2010.

Kaplan, Robert D. Monsoon, the Indian Ocean and the Future of American Power. New York: Random House, 2010.

Kementerian Luar Negeri RI. “Diplomasi Maritim dalam Kerangka Kerja Sama ASEAN (Non-paper).” Direktorat Politik dan Keamanan ASEAN Direktorat Jenderal Kerja Sama ASEAN, Kementerian Luar Negeri RI. Januari 2016.

Kementerian Luar Negeri RI. “Paper for the Establishment of an ASEAN Maritime Forum.” Kementerian Luar Negeri RI. September 2010.

Kementerian Luar Negeri RI. “Penanggulangan Kejahatan Lintas Negara Terorganisir.” 20 Januari 2016. Diakses pada 23 Agustus 2016. http:// www.kemlu.go.id/id/kebijakan/isu-khusus/Pages/Penanggulangan- Kejahatan-Lintas-Negara-Teroganisir.aspx.

Kusumaatmadja, Mochtar. Bunga Rampai Hukum Laut Internasional. Bandung: Bina Cipta, 1978.

United Nations. “Report of the Secretary General on Oceans and the Law of the Sea (Addendum), 2001. Ocean of the Law of the Sea.” Diakses

pada 3 Juli 2016. http://www.un.org/depts/los/general_assembly/ general_assembly_reports.htm.

Utama, I Ketut Aria Pria. “Menanti Keampuhan Ketiga Deklarasi Djuanda.” Koran Sindo, 12 Desember 2015. Diakses pada 12 Agustus 2016. http://aipi.or.id/admin/assets/pdf/pdf_file/1212015_Menanti_ Keampuhan_Ketiga_Deklarasi_Djuanda.pdf.

Ward, Adam (ed.). “Piracy and Maritime Terror in Southeast Asia.” IISS 10, no. 6 (2004): 52.

Amindomi, Ayomi. “Indonesia Ready to be Gateway to ASEAN.” Jakarta Post, 26 April 2016. Diakses pada 18 Mei 2016. http:// www.thejakartapost.com/seasia/2016/04/27/indonesia-ready-to-be- gateway-to-asean.html.

Ariyanti, Fikri. “Batam Dibangun Bukan untuk Layani Singapura, tapi Mengalahkannya.” Liputan 6, 5 Januari 2016. Diakses pada 2 Agustus 2016. http://bisnis.liputan6.com/read/2404493/batam-dibangun- bukan-untuk-layani-singapura-tapi-mengalahkannya.

ASEANAPOL. “Objectives and Functions.” Diakses pada 21 Oktober 2016. http://www.aseanapol.org/about-aseanapol/objectives-and-functions.

Asia Development Bank. “BIMP-EAGA at Glance: A Statistical Information Brief.” Diakses pada 21 Oktober 2016. https://www.adb.org/sites/ default/ les/page/34232/bimp-eaga-statistical-information-brief.pdf.

Badan Informasi Geospasial. “Pentingnya Informasi Geospasial untuk Menata Laut Indonesia.” Terbit 2015. Diakses pada 1 Oktober 2016. http://big.go.id/berita-surta/show/pentingnya-informasi-geospasial- untuk-menata-laut-indonesia.

Badan Pusat Statistik. “Konsumsi Rata-Rata per Kapita Seminggu Beberapa Macam Bahan Makanan Penting, 2007–2014.” Diakses pada 10 Agustus 2016. https://www.bps.go.id/statictable/2014/09/08/950/ rata-rata-konsumsi-per-kapita-seminggu-beberapa-macam-bahan- makanan-penting-2007-2016.

Biro Riset BUMN, Lembaga Management Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI. “Model Pembiayaan Infrastruktur: Indonesia dan Negara Lain.” Diakses pada 22 September 2017. https://lmfeui.com/ data/26%20juli%202016%20MODEL%20PEMBIAYAAN%20 INFRASTRUKTUR%20INDONESIA%20DAN%20NEGARA%20 LAIN.pdf.

Brammer, Ian. Every Nation for Itself: Winners and Losers in a G-Zero World. New York: Penguin Books, 2012.

Central Intelligence Agency. “ e World Fact Book.” Diakses pada 2 Oktober 2016. https://www.cia.gov/library/publications/the-world- factbook/geos/ja.html.

Darsono, Prapto. “Pemanfaatan Sumber Daya Laut dan Implikasinya Bagi Masyarakat Nelayan.” Oseana XXIV, no. 4 (1999): 1–9.

Detik Finance. “Menteri Susi: Kerugian Akibat Illegal Fishing Rp240 Triliun.” 1 Desember 2014. Diakses pada 2 Oktober 2016. http:// nance.detik. com/berita-ekonomi-bisnis/d-2764211/menteri-susi-kerugian-akibat- illegal- shing-rp-240-triliun.

Dryad Maritime. “Maritime Crime Figures for Q1 2016.” 8 April 2016. Diakses pada 10 Agustus 2016. http://www.dryadmaritime.com/ maritime-crime- gures-q1-2016/.

FAO. “Fishery and Aquaculture Statistic.” Terbit 2014. Diakses pada 10 Agustus 2016. http://www.fao.org/3/a-i5692e.pdf.

FAO. “ e State of World Fisheries and Aquaculture (SOFIA).” Diakses pada 10 Agustus 2016. http://www.fao.org/3/a-i5692e.pdf.

Haapasaari, Paivi, dkk. “A proactive Approach for Maritime Policy Making for the Gulf Finlad: Seeking Best practice». Maritime Policy 60 (2015): 107–108.

IORA. “Blue Economy.” Diakses pada 5 Oktober 2016. http://www.iora.net/ en/priorities-focus-areas/blue-economy.

Kamaluddin, Laode M. Pembangunan Ekonomi Maritim di Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2002.

Keliat, Makmur. “Keamanan Maritim dan Implikasi Kebijakannya Bagi Indonesia.” Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 13, no. 1 (Juli 2009): 117.

Kementerian Perdagangan RI. “Export Destination Country for 10 Potential Commodities.” Diakses pada 10 Agustus 2016. http://www.kemendag. go.id/en/economic-pro le/10-main-and-potential-commodities/10- potential-commodities.

Kementerian Kelautan dan Perikanan RI. “Penenggelaman Kapal.” Diakses pada 20 Oktober 2016. http://kkp.go.id/2016/04/07/penenggelaman- kapal/.

Kementerian Luar Negeri RI. “Pertemuan Trilateral Tiga Negara Bahas Tantangan Bersama di Perairan.” Terakhir dimodi kasi pada 5 Mei 2016. Diakses pada 21 Oktober 2016. http://www.kemlu.go.id/id/ berita/Pages/Pertemuan-Trilateral-Tiga-Negara-Bahas-Tantangan- Bersama-di-Perairan.aspx.

Koran Jakarta. “Kerugian Negara Akibat Illegal Fishing 101 Triliun Rupiah.” 22 September 2015. Diakses pada 9 Agustus 2016. http://news.kkp. go.id/index.php/kerugian-negara-akibat-illegal- shing-101-triliun- rupiah/.

Kresna, Mawa. “Hasil Pertemuan Trilateral: Tiga Negara Sepakat Lakukan Patroli Bersama.” Rappler, 5 Mei 2016. Diakses pada 21 Oktoner 2016. http://www.rappler.com/indonesia/131863-hasil-pertemuan- indonesia-malaysia- lipina-patroli-perairan.

Lestari, Dewanti. “Garis Pantai Indonesia Terpanjang Kedua di Dunia.” Antara, 27 Maret 2015. Diakses pada 1 Oktober 2016. http://www. antaranews.com/berita/487732/garis-pantai-indonesia-terpanjang- kedua-di-dunia.

Paskalis, Yohanes. “Lagi, Kapal Illegal Fishing Vietnam dan Singapura Ditangkap.” Tempo, 17 Oktober 2016. Diakses pada 21 Oktober 2016. https://nasional.tempo.co/read/news/2016/10/17/063812687/ lagi-kapal-illegal- shing-vietnam-dan-singapura-ditangkap.

Pauli, Gunter. e Blue Economy: 10 Years-100 Innovations-100 Million Jobs. Taos: Paradigm Publications, 2010.

Sekretariat ASEAN. ”ASEAN 2025: Forging Ahead Together”. Diakses pada? http://www.asean.org/storage/2015/12/ASEAN-2025-Forging-Ahead- Together- nal.pdf.

Sekretariat Kabinet RI. “Remarks by Indonesian President Joko Widodo at the APEC CEO Summit.” Terakhir dimodi kasi pada 11 November 2014. Diakses pada 2 Agustus 2016. http://setkab.go.id/remarks-by- indonesian-president-joko-jokowi-widodo-at-the-apec-ceo-summit- on-november-10-2014-in-beijing-china/.

Stopford, Martin. Maritime Economics (3rd Edition). Oxon: Routledge, 2009. Talley, Wayne K. e Blackwell Companion to Maritime Economics. Oxford:

A John Wiley & Sons Ltd., 2012.

United Nations. “Blue Economy Concept Paper.” Diakses pada? https:// sustainabledevelopment.un.org/content/documents/2978BEconcept. pdf.

Utami, Rini. “Havas Oegroseno: Indonesia Komitmen Jadi Negara Maritim Kuat.” Antara, 9 April 2016. Diakses pada 2 Agustus 2016. http:// www.antaranews.com/berita/554391/havas-oegroseno-indonesia- komitmen-jadi-negara-maritim-kuat.

World Economic Forum. “ e Global Competitiveness Report 2014–2015: Full Data Edition.” Diakses pada 2 Agustus 2016. http://reports. weforum.org/global-competitiveness-report-2014-2015/.

World’s Richest Countries. “Top Fish Exporters 2015.” Diakses pada 11 Agustus 2016. http://www.worldsrichestcountries.com/top- sh- exporters.html.

Asisten Deputi Bidang Naskah dan Terjemahan. “President Jokowi at IMO Forum: I’m Committed to Making Indonesia Global Maritime Fulcrum”. Setkab News, 20 April 2016. Diakses pada 2 Oktober 2016. http://setkab.go.id/en/president-jokowi-at-imo-forum-im-committed- to-making-indonesia-global-maritime-fulcrum/.

BBC Indonesia. “Sidang kasus ‘perbudakan’ di Benjina digelar.” 18 November 2015. Diakses pada 3 Juli 2016. http://www.bbc.com/ indonesia/berita_indonesia/2015/11/151118_indonesia_benjina_tual.

Deutsche Welle. “Cina Protes, TNI AL Tetap Tindak Tegas Pelanggar Kedaulatan.” 20 Juni 2016. Diakses pada 6 Juli 2016. http:// www.dw.com/id/cina-protes-tni-al-tetap-tindak-tegas-pelanggar- kedaulatan/a-19342061.

Fachrudin, Fachri. “Indonesia dan Filipina Akan Segera Buat Patroli Laut Bersama di Jalur Kapal Kargo.” Kompas.com, 1 Juli 2016. Diakses pada 4 September 2016. http://nasional.kompas.com/ read/2016/07/01/19494241/indonesia.dan.filipina.akan.segera. buat.%20patroli.laut.bersama.di.jalur.kapal.kargo.

Kementerian Lingkungan Hidup. “Siaran Pers: Potret Kondisi dan Permasalahan Pengelolaan Sumberdaya di Wilayah Pesisir dan Laut.” Diakses pada 1 September 2016. http://www.menlh.go.id/potret- kondisi-dan-permasalahan-pengelolaan-sumberdaya-di-wilayah- pesisir-dan-laut/.

ICC International Maritime Bureau. “Piracy and Armed Robbery Against Ships: Report for the Period 1 January–31 December 2015.” London: ICC. 2016.

McLeod, Travers, Peter Hughes, Sriprapha Petcharamesree, Steven Wong, dan Tri Nuke Pudjiastuti. “ e Andaman Sea Refugee Crisis a Year on: What Happened and How did the Region Respond? e Conversation, 26 Mei 2016. Diakses pada 28 Mei 2016. http:// theconversation.com/the-andaman-sea-refugee-crisis-a-year-on- what-happened-and-how-did-the-region-respond-59686.

Permanent Courth of Arbitration. “PCA Press Release: e South China Sea Arbitration ( e Republic of the Philippines v. e People’s Republic of China).” Diakses pada 21 Oktober 2016. https://pca-cpa. org/wp-content/uploads/sites/175/2016/07/PH-CN-20160712-Press- Release-No-11-English.pdf.

Presiden RI. 2015. “Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia.” 13 November 2013. Diakses pada 19 Juli 2016. http://www.presidenri.go.id/berita- aktual/indonesia-sebagai-poros-maritim-dunia.html.

RSIS. “Indonesia’s Naval Development and Maritime Cooperation.” RSIS Policy Report, 2012. Diakses pada 19 Juli 2016. https://www.rsis. edu.sg/rsis-publication/idss/226-indonesias-naval-developmen/#. Wn0noCWYNI0.

Rutherford, Tom. “Military Balance in Southeast Asia.” Research Paper 11/79. London: House of Commons, 14 December 2011.

Sapiie, Marguerite Afra. “Indonesia, Malaysia, Philippines Sign Maritime Security Declaration.” e Jakarta Post, 5 Mei 2016. Diakses pada 4 September 2016. http://www.thejakartapost.com/news/2016/05/05/ indonesia-malaysia-philippines-sign-maritime-security-declaration. html.

Singaporean Government. “Launch of Eyes in the Sky Initiative”. 13 September 2005. Diakses pada 4 September 2016. https://www.mindef. gov.sg/oms/imindef/resourcelibrary/videos/newsvids/2005/14sep05_ newsvideo.html#.Wn0QliWYNI0.

Southgate, Laura. “Piracy in the Malacca Strait: Can ASEAN Respond?” e Diplomat, 8 Juli 2015. Diakses pada 19 Juli 2016. http://thediplomat. com/2015/07/piracy-in-the-malacca-strait-can-asean-respond/.

Tempo. “Perbatasan Indonesia Bermasalah dengan 5 Negara.” 26 Februari 2013. Diakses pada 20 September 2016. https://nasional.tempo.co/ read/463789/perbatasan-indonesia-bermasalah-dengan-5-negara.

UNHCR. Mixed Maritime Movements in South-East Asia 2015. UNHCR Report. 2016.

UNHCR. e State of World’s Refugees. Bangkok: UNHCR, 2012.

Warsito, Budi. “4 Kapal Serang Prajurit TNI AL di Selat Malaka.” Metro TV, 22 Januari 2016. Diakses pada 6 September 2016. http://sumatera. metrotvnews.com/read/2016/01/22/473292/4-kapal-serang-prajurit- tni-al-di-selat-malaka.

Bolewski, Wilfried. Diplomacy and International Law in Globalized Relations. Berlin: Springer, 2007.

Direktorat Politik dan Keamanan ASEAN. “Diplomasi Maritim dalam Kerangka Kerja sama ASEAN,” (non paper), Januari 2016.

Feilleux, J.R. Leguey. e Dynamics of Diplomacy. Boulder: Lynne Rienner Publisher, 2009.

Gady, Franz-Stefan. “Chinese’s Navy Conducts South China Sea Drills Involving Spratly and Paracel Islands.” e Diplomat, 5 Mei 2016. Diakses pada 18 Agustus 2016. http://thediplomat.com/2016/05/ chinas-navy-conducts-south-china-sea-drills-involving-paracel-and- spratly-islands/.

Gindarsah, Iis. “Global Maritime Fulcrum: Recalibrating Our Defence and Diplomacy.” Dipresentasikan dalam Diskusi Publik di di Center for Strategic and International Studies (CSIS). Poros Maritim Dunia: Evolusi Diplomasi Pertahanan dan Kelanjutan Reformasi Militer. (5 Oktober 2016), 9.

Kementerian Luar Negeri. Laporan Kinerja Kementerian Luar Negeri Tahun 2015 Buku I dan II. Diakses pada 12 Oktober 2016.http://www. kemlu.go.id/AKIP/LKJ%20Kemenlu%202015%20(Buku%20I-II%20 Full%20Version).pdf.

Kementerian Luar Negeri RI. Rencana Strategis 2015–2019. Diakses pada 12 Oktober 2016. https://www.kemlu.go.id/AKIP/Rencana%20 Strategis%20Kemlu%202015-2019.pdf.

Kerr, Pauline, dan Geo rey Wiseman. “Introduction.” Dalam Diplomacy in a Globalizing World: eories and Practices. New York: Oxford University Press, 2013.

Klavins, Didzis. “Understanding the Essence of Modern Diplomacy.” 2009. Diakses pada 7 Oktober 2016. http://www.culturaldiplomacy. org/academy/content/pdf/participant-papers/2011-12-cdac/ Understanding-the-Essence-of-Modern-Diplomacy-Didzis-Klavins. pdf.

Kusumaatmadja, Mochtar. Konsepsi Hukum Negara Nusantara pada Konferensi Hukum Laut III. Bandung: PT Alumni, 2003.

Kusumadewi, Anggi. “Rapat di atas Kapal Perang di Natuna, Jokowi ‘Gertak’ China.” CNN Indonesia, 23 Juni 2016. Diakses pada 13 Oktober 2016. http://www.cnnindonesia.com/nasional/20160623091859-20-140309/ rapat-di-atas-kapal-perang-di-natuna-jokowi-gertak-china/.

Le Miere, Christian. Maritime Diplomacy in the 21th Century: Drivers and Challenges. New York: Routledge, 2014.

Luan (ed). “Chinese Navy to Conduct Drill in South China Sea.” Xinhua, 4 Mei 2016. Diakses pada 18 Agustus 2016. http://news.xinhuanet. com/english/2016-05/04/c_135334410.htm.

Lubis, Subaktian. “Memaknai Hari Nusantara: Deklarasi Djoeanda sebagai Pilar Utama Mewujudkan Kesatuan Wilayah NKRI.” Diakses pada 11 Agustus 2016. http://www.mgi.esdm.go.id/content/memaknai-hari- nusantara-deklarasi-djoeanda-sebagai-pilar-utama-mewujudkan- kesatuan-wilayah.

Prabawaningtyas, Siskha. “Poros Maritim dan Reformasi TNI.” Dipresentasikan dalam Diskusi Publik di di Center for Strategic and International Studies (CSIS). Poros Maritim Dunia: Evolusi Diplomasi Pertahanan dan Kelanjutan Reformasi Militer. 5 Oktober 2016.

Sakhuja, Vijay. “Coercive Maritime Diplomacy.” Institute of Peace and Con ict Studies, 3 Agustus 2005. Diakses pada 26 September 2016. http://www.ipcs.org/article/terrorism/coercive-maritime- diplomacy-1810.html.

Scarlett, Matthew. “Coercive Naval Diplomac.,” Defence Technical Information Center, 5 April 2009. Diakses pada 26 September 2016. http://www.dtic.mil/dtic/tr/fulltext/u2/a503100.pdf.

VOA Indonesia. “AS Kirim Kapal Induk dan 2 Kapal Perusak ke Laut China Selatan.” 5 Maret 2016. Diakses pada 18 Agustus 2016. http:// www.voaindonesia.com/a/as-kirim-kapal-induk-ke-laut-china- selatan-/3220918.html.

ASEAN. ASEAN Charter. Jakarta: e ASEAN Secretariat, 2008.

ASEAN. “EAS Statement on Enhancing Regional Maritime Cooperation.” 22 November 2015. Diakses pada 1 Oktober 2016. http://www.asean. org/storage/images/2015/November/10th-EAS-Outcome/EAS%20 Statement%20on%20Enhancing%20Regional%20Maritime%20 Cooperation%20-%20FINAL%2022%20November%202015.pdf.

Bakir, Niyazi Onur. “A Brief of Analysis of reats and vulnerabilities in the Maritime Domain.” Dalam Managing Critical Infrastructure Risks, Igor Linkov, Richard J. Wenning, dan Gregory A. Kiker (eds.), 17–49. Nato Science for Peace and Security Series C: Environmental Security, 2007.

Brewster, David. “India’s Defense Strategy and the India-ASEAN Relationship.” India Review 12, no. 3 (2013): 152.

Bueger, Christian. “What is Maritime Security?” Marine Policy 53, (2015): 160.

Buku Putih Kebijakan Kelautan Indonesia: Menuju Poros Maritim Dunia. Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, 2016.

Centre for Indian Studies. “India-ASEAN Naval Cooperation: An Important Strategy.” 4 September 2015. Diakses pada 1 Oktober 2016. http:// cis.org.vn/article/26/india-asean-naval-cooperation-an-important- strategy.html.

Campbell, Kurt M. e Pivot, the Future of American Statecra in Asia. New York: Twelve, 2016.

Elisabeth, Adriana (ed.). Grand Design Kebijakan Luar Negeri Indonesia (2015–2025). Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 2016.

Elisabeth, Adriana (ed.). Road Map Kebijakan Luar Negeri Indonesia (2015– 2020). Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 2016.

Ferida, Khairisa. “Ini 4 Pangkalan Militer Asing Terdekat dengan Indonesia.” Liputan 6, 2 November 2016. Diakses pada 20 September 2017. http://global.liputan6.com/read/2642068/ini-4-pangkalan-militer- asing-terdekat-dengan-indonesia.

India Times. “To Counter China’s Silk Road, India is working on Cotton Route.” 23 Maret 2015. Diakses pada 1 Oktober 2016. http://economictimes.indiatimes.com/news/politics-and-nation/ to-counter-chinas-silk-road-india-is-working-on-cotton-route/ articleshow/46655130.cms.

Lahago, Asaaro. “Implikasi Kerja Sama Cina-Indonesia: Masuknya Ribuan Pekerja Cina di Banten dan Papua.” Kompasiana, 4 Juli 2015. Diakses pada 1 Oktober 2016. http://www.kompasiana.com/lahagu/implikasi- kerjasama-cina-indonesia-masuknya-ribuan-pekerja-cina-di-banten- dan-papua_559792bad67e619d07b176dc.

Lin, Kun-Chin, dan Andres Villar Gertner. “Maritime Security in the Asia- Paci c: China and the Emerging Order in the East and South China Seas.” Chatham House Asia Program, Juli 2015. Diakses pada 20 Juli 2016. https://www.chathamhouse.org/publication/maritime-security- asia-paci c-china-and-emerging-order-east-and-south-china-seas.

Lingling, Wei. “China’s Foreign Exchange Reserves Drop $43.26 Billion in September”. e Wall Street Journal, 7 Oktober 2015. Diakses pada

Juli 2016. https://www.wsj.com/articles/chinas-foreign-exchange- reserves-drop-43-26-billion-in-september-1444199770.

McDevitt, Rear Admiral Michael, USN (retired) (Juni 2016). Becoming a Great “Maritime Power:”A Chinese Dream. CNA, 10–14.

Mitrovic, Dragana. “ e Belt and Road: China’s Ambitious Initiative.” Dalam China International Studies (Juli/Agustus 2016): hlm. 77.

Penghong, Cai. “China-ASEAN Maritime Copperation: Precoess, Motivation, and Prospects.” China Institute of International Studies (CIIS), 25 September 2016. Diakses pada 1 Oktober 2016. http:// www.ciis.org.cn/english/2015-09/25/content_8265850.htm.

Saleem, Omar. “ e Spartly Islands Dispute: China New Millennium.” American University International Law Review 15, no. 3, (2000): 527–582.

Saripudin, Mohamad Hery. Indonesia dan Indian Ocean Rim Association (IORA) Tahun 2015–2017: Peluang dan Tantangan. Jakarta: Pusat Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Kawasan Asia Pasi k dan Afrika, Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Kementerian Luar Negeri Indonesia, 2014.

Torbati, Yogareh. “US Ramps Up Military Presence in RP with Aircra , Airmen.” e Jakarta Post, 15 April 2016.

Tribunews. “India Fokuskan Kerja Sama Bidang Perdagangan Maritim di KTT IORA 2017.” 6 Maret 2017. Diakses pada 20 September 2017. http://www.tribunnews.com/internasional/2017/03/06/india- fokuskan-kerja-sama-bidang-perdagangan-maritim-di-ktt-iora-2017.

UNESCO. “What are the Spice Routes?” Diakses pada 1 Oktober 2016. http://en.unesco.org/silkroad/content/what-are-spice-routes.

Zhang, Qingmin. China’s Diplomacy. China Intercontinental Press, Januari 2010.

Amirio, Dylan. “Investors Sought for Transport.” e Jakarta Post, 11 Oktober 2016.

Kompas. “ASEAN-AS Tingkatkan Kerja Sama Keamanan.” 3 Oktober 2016.

ASEAN. ASEAN Political-Security Community Blueprint. Jakarta: ASEAN Secretariat, 2009.

ASEAN. “Declaration of ASEAN Concord II (Bali Concord II).” Diakses pada 4 Februari 2016 dari http://www.asean.org/?static_post=declaration- of-asean-concord-ii-bali-concord-ii.

Bappenas. “Pembangunan Kelautan dalam RPJMN 2015–2019.” Paparan dalam Rapat Koordinasi Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, 28 Januari 2014. Diakses pada 1 Oktober 2016. http:// www.bappenas.go.id/files/9514/0374/8633/PEMBANGUNAN_ KELAUTAN_DALAM_RPJMN_2015-2019_jakarta_28_jan_2014.pdf.

Brummitt, Chris, dan Haslinda Amin. “Jokowi Leans on China, Central Bank to Revive Indonesia GDP.” Bloomberg, 11 Februari 2016. Diakses pada 2 Agustus 2016. http://www.bloomberg.com/news/ articles/2016-02-11/jokowi-seeks-china-funds-rate-cuts-to-meet- indonesia-gdp-target.

Buku Putih Kebijakan Kelautan Indonesia: Menuju Poros Maritim Dunia. Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, 2016.

Djumala, Darmansjah. “Mendiplomasikan Maritim, Memaritimkan Diplomasi.” Majalah Gatra, 11 Februari 2015.

e Jakarta Post. “Global collaboration needed to combat illegal shing: Jokowi.” 10 Oktober 2016.

Hong, Yu. “China’s ‘Maritime Silk Road of the 21st Century’ Initiative.” EAI Background Brief no. 941. Diakses pada 25 November 2014. http:// www.eai.nus.edu.sg/publications/ les/BB941.pdf.

Hong, Zhao. “Energy Security Concerns of China and Asean: Trigger for Con icts or Cooperation in the South China Sea?” EAI Working Paper no. 159, 23 November 2011, East Asian Research Institute, National University of Singapore.

International Maritime Organization. “Indonesian President Visits IMO.” 19 APRIL 2016. Diakses pada 1 Oktober 2016. http://www.imo.org/ en/MediaCentre/PressBrie ngs/Pages/10-Indonesia-president.aspx.

Kementerian Kelautan dan Perikanan. “Kinerja Satgas 115 Raih Apresiasi Presiden.” 29 Juni 2016. Diakses pada 1 Oktober 2016. http://kkp. go.id/2016/06/29/kinerja-satgas-115-raih-apresiasi-presiden-2/.

Kementerian Kelautan dan Perikanan. “Wujudkan Poros Maritim Dunia, KPP Komitmen Berantas Illegal Fishing.” Diakses pada 1 Oktober 2016. http://djpsdkp.kkp.go.id/arsip/c/143/Wujudkan-Poros-Maritim- Dunia-KKP-Komitmen-Berantas-Illegal-Fishing/?category_id=22.

Le Miere, Christian. Maritime Diplomacy in the 21th Century: Drivers and Challenges. New York: Routledge, 2014.

Luhulima, CPF. “Superimposing China’s ‘Maritime Silk Road’ on Indonesia.” e Jakarta Post, 10 Juni 2016.

Pattiradjawane, René. “Dilema Keamanan Maritim. Protokol CUES Ubah Status Laut Selatan.” Kompas, 3 Oktober 2016.

Policy Brief Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia: Strategi Riset Pengembangan Poros Maritim Dunia. Jakarta: LIPI, Januari 2015.

Sekretariat Kabinet. “Remarks by Indonesian President Joko Widodo at the APEC CEO Summit.” 11 November 2014. Diakses pada 2 Agustus 2016. http://setkab.go.id/remarks-by-indonesian-president-joko- jokowi-widodo-at-the-apec-ceo-summit-on-november-10-2014-in- beijing-china/.

Sekretariat Kabinet RI. “Pidato di Sidang IMO, Presiden Jokowi Komitmen Jadikan Indonesia Poros Maritim Dunia.” 20 April 2016. Diakses pada 1 Oktober 2016. http://setkab.go.id/pidato-di-sidang-imo- presiden-jokowi-komitmen-jadikan-indonesia-poros-maritim-dunia/.

Sigit, Ridzki R. “Ekosistem Mangrove Potensial untuk Dukung Kebutuhan Perikanan Masa Depan: Studi.” Mongabay, 24 November 2014. Diakses pada 1 Oktober 2016. http://www.mongabay.co.id/2014/11/24/ ekosistem-mangrove-potensial-untuk-dukung-kebutuhan-perikanan- masa-depan-studi/.

Wiranto, Surya. Resolusi Kon ik Menghadapi Sengketa Laut Cina Selatan dari Perspektif Hukum Internasional. Yogyakarta: LeutikaPrio, 2016.

Wongnakornsawang, Wachiraporn. “Maritime Security Cooperation In Asean: Challenges And Prospects.” Diakses pada 1 Oktober 2016. http://58.97.114.34/academic/index.php/site_content/ download/538/2504/25.html.

Downloads

Published

September 6, 2018